Gambaran tingkat pengetahuan vitamin D dan paparan sinar matahari pada mahasiswa gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu tahun 2025
Main Article Content
Abstract
Indonesia merupakan negara tropis, tetapi tidak menutup kemungkinan masyarakat termasuk mahasiswa mengalami defisiensi vitamin D. Penyebab kekurangan vitamin D antara lain menghindari paparan sinar matahari, rendahnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin D, yang di dukung oleh kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan vitamin D dan paparan sinar matahari pada mahasiswa program studi diploma tiga Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Jenis penelitian adalah deskriptif dlakukan pada bulan Mei-Juni tahun 2025 dengan 160 mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Data tingkat pengetahuan vitamin D dan paparan sinar matahari dikumpulkan dengan menjawab 15 soal pertanyaan dimana skor ≤ 55% pengetahuan kurang, 56 – 75 % pengetahuan cukup, dan ≥ 76 % pengetahuan baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53 mahasiswa (35,3%) memiliki pengetahuan kurang tentang vitamin D dan 75 mahasiswa (50,0%) kurang memahami paparan sinar matahari. Sebagian besar mahasiswa Jurusan Gizi masih memiliki pengetahuan yang rendah terkait vitamin D dan paparan sinar matahari, sehingga diperlukan edukasi lebih intensif untuk meningkatakan kesehatan akan pentingnya vitamin D bagi kesehatan. Rata-rata mahasiswa kurang mengetahui tentang manfaat vitamin D untuk tubuh dan penggunaan tabir surya yang cukup bagi tubuh.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
License and Copyright Terms
Authors retain copyright in work published by Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat (JLKM) and grant PT. Lentera Kesehatan Indonesia the right of first publication.
New articles are published as open access under the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). Under this license, anyone may share and adapt the work for non-commercial purposes provided that:
• appropriate credit is given to the author(s) and JLKM;
• a link to the license is provided; and
• any changes are clearly indicated.
The license displayed on each article landing page and published PDF governs that version of record. These terms do not retroactively change the license of previously published content.
Authors remain responsible for originality, accuracy, permissions, research ethics, and compliance with applicable law. JLKM may issue corrections, retractions, or other notices in accordance with its publication-ethics policy when the integrity of the scholarly record requires it.
License: https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
How to Cite
References
Aji, N. J., & Fitriani, A. (2022). Pengaruh Absorpsi Kalsium oleh Vitamin D Pada Penderita Obesitas. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(2), 69. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.2.69-80
Berliani, K. N. (2023). Asupan Vitamin D Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Di Masa Pandemi COVID-19. 15(1), 1–7.
Dyah Setyawati, S., & Lestarini, I. A. (2022). Tinjauan Pustaka Literature Review Tinjauan Pustaka: Peran Vitamin D Terhadap Imunitas. Jurnal Kedokteran Unram, 2022(3), 1107–1111. https://doi.org/10.29303/jk.v11i3.4718.
Jufri, N., & Afa, J. R. (2020). Hubungan Status Vitamin D Terhadap Pertumbuhan Linier Dan Imunitas Pada Anak Dan Remaja. Jurnal Bidan Pintar, 1(2), 106–120. https://doi.org/10.30737/jubitar.v1i2.1320
Kuncara, R. B., Qomariyah, N., Kahar, F., & Indrayana, T. (2022). Aktivitas Berjemur dan Vitamin D.
Lips, P., Jongh, R. T. De, & Schoor, N. M. Van. (2021). Trends in Vitamin D Status Around the World. 5(12), 1–6. https://doi.org/10.1002/jbm4.10585
Liyanage, G., Jayathunga, S., & Amarasekara, T. (2022). Vitamin D knowledge and sun exposure practices among Sri Lankan healthcare undergraduates. PLoS ONE, 17(12 December), 1–9. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0279480
Lorensia, A., Raharjo, D. ., & Gandawari, N. (2020). Studi Tingkat Pengetahuan Mengenai Vitamin D pada Pengemudi Becak di Surabaya. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, April. https://doi.org/10.36387/jiis.v5i1.388
Mumtazah, E. F., Salsabila, S., Lestari, E. S., Rohmatin, A. K., Ismi, A. N., Rahmah, H. A., Mugiarto, D., Daryanto, I., Billah, M., Salim, O. S., Damaris, R., Astra, A. D., Zainudin, L. B., Noorrizka, G., & Ahmad, V. (2020). Pengetahuan Mengenai Sunscreen Dan Bahaya. 7(2), 63–68. https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21807
Noer, R. I. (2022). Penggunaan Vitamin D di Bidang Dermatologi. Penggunaan Vitamin D Di Bidang Dermatologi, 4, 210–219. https://doi.org/2963-5306
Pasaribu, R., Lamanepa, G. H., & Mukin, M. U. J. (2022). Waktu Berjemur Yang Tepat Agar Tubuh Dapat Memproduksi Vitamin D Secara Optimal Berdasarkan Pola Intensitas Radiasi UVB. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Sains (JPFS), 5(2), 51–56. https://doi.org/10.52188/jpfs.v5i2.266
Saleh, A., Alhadhrami, J. S., Al Ramahi, M. S., Albloushi, H. A., Hijazi, R., Abboud, M., & Papandreou, D. (2020). Emirati Adults Have a Higher Overall Knowledge on Vitamin D Compared to Tourists. Frontiers in Psychology, 11(June), 1–5. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01022
Simanjuntak, B. Y., & Elly, N. (2022). Bahaya Kekurangan Vitamin D Terutama Pada Wanita Usia Subur (A. Prabawati (ed.)). Rapha Publishing.
Yulianti, E. (2023). Lindungi Kulitmu Dengan Tabir Surya. Jurnal Pendidikan Keluarga, 11, 1–9. https://kampusdesa.or.id/lindungi-kulitmu-dengan-tabir-surya